beberapa masa; dulu, sekarang, kemudian.

katanya, setiap orang selalu mengalami beberapa masa tak terduga dalam satu waktu hidupnya. juga katanya, beberapa masa tak terduga itu bisa terulang setelah dihampiri beberapa masa lainnya. dan lagi katanya, ada masa yang begitu membuatmu bahagia tak terbatas, yang menurut seorang lain berlebihan dan biasa saja sebenarnya. udah tiga kalimat katanya terus, memang kata siapa? 
kata saya, hehehe.

tidak apa, titik pandang penglihatan dan takaran pemikiran orang kan tidak bisa disamakan dan disatukan, jadi itu akan aku anggap sebagai pelengkap kebahagiaan, jadi semakin bahagia deh, wehehe.

tentang beberapa masa yang terjadi dalam satu waktu hidup ini; kalau didengar lagi rekamannya, dilihat lagi momen-momennya, dulu belum bisa percaya sepenuhnya kalau takdir Tuhan begitu indah tak terkira, karena kayak fiksi aja rasanya, khayalan, fantasi, tipikal cerita negeri dongeng. tapi, takdir Tuhan itu indah; ternyata memang benar begitu alurnya, tanpa ada peran rekayasa.

ada satu masa dalam hidup ini yang kalau diingat sampe sekarang sering banget ngerasa; "bisa ya dulu kayak gitu", "kalau dulu nggak begitu, sekarangpun nggak bakalan jadi begini ceritanya", "kayaknya dulu hidup seru banget, sekarang juga seru, makin bertambah pula porsinya", dan lainnya yang setipe. intinya, dulu sekali, tapi ya nggak bener dulu sekali, karena pernahnya nyemplung se-got di depan rumah sama tetangga yang seumuran rame-rame, kalo di kali belum pernah, makanya nggak bener kalo dulu sekali apaan nih jayus banget
jadi, ya, nggak dulu sekali, beberapa tahun lalu, pernah kesal sama hidup, menyalahkan takdir, menghilang sebentar dari peredaran, membuat khawatir orang-orang terdekat, gak mau ngapa-ngapain, intinya menjadi ciptaan-Nya yang sangat tidak tahu diri, suram, dan jadi diri yang menyebalkan sekali, tentunya, masa pada saat itu. tapi semakin bertambahnya waktu, semakin merasakan setiap momen pemberian yang belakangan disadari ternyata begitu berharga, semua yang terjadi ada alasannya, dan akhirnya jadi kelihatan indah, pada waktunya. lirik lagu apa ya ini, kayak pernah denger.
sekarang mulai sadar juga, puzzle gak akan terlihat dengan baik gambarnya kalau kepingannya belum terkumpul lengkap; semua hal dan masa dalam satu waktu kehidupan seseorang pasti ada maknanya, ada ceritanya, ada satu pesan dalam begitu banyak rangkaian dinamika peristiwa. hehe, lagi-lagi klise, gapapa, aku cinta diriku yang selalu ingat dengan hal-hal klise =))

sekarang, sedang belajar hidup, menikmati proses, mencoba untuk terus bersyukur, senang bisa diberikan kesempatan untuk merasakan apapun, bertemu dan berkenalan dengan apa saja; semua yang sudah direncanakan, termasuk salah beberapanya kembali lagi berteman dengan lagu-lagu jadul indonesia dan barat, bertemu dengan film-film yang menghadirkan sesuatu yang beneran baru, kembali akrab dengan kartun dan anime yang mulai bersahabat ketika momennya masih berumur piyik, sampe sekarang juga sebenernya jiwanya masih piyik. kalau beberapa tahun yang lalu bisa begitu menyukai musik idol artis kipop dan apapun tentang koriya sampai rentang waktu yang dirasa cukup lama --eh bentar, lima tahun bisa dibilang lama nggak ya?-- masuk kuliah udah jarang kipop2an, --walaupun kadang nonton drama masih jalan-- dan untuk sekarang sukanya dengerin lagu-lagu barat sama instrumental, serta masih beberapa lagu koriya dari original soundtrack drama. kalau barat udah suka sejak jaman suara shane mark niki kian bryan westlife bisa terdengar dimana-mana, jamannya masih baru pake seragam putih merah dan seneng banget kalo bisa beli kaset-kasetnya, terus-terusan diputer di radio tape dari pulang sekolah sampe malem, dan dengerin bareng sama mbak-mbak. sampai sekarang semakin suka, ada juga kahitna, ari lasso, melly goeslaw beserta banyak featuringnya, ada band, marcell, rio febrian, pasto, gruvi, bertambah lagi the carpenters, michael learns to rock, michael buble, keane, lagu-lagu disney, dan banyak lagi. sangat banyak berterima kasih kepada Vinda Arta, karena ngenalin sama banyak banget lagu-lagu bagus, terutama the carpenters, yang sekarang gak pernah absen buat dengerin setiap waktu, dan dinikmatin satu persatu, belum semuanya, tapi sedang menuju. adem banget rasanya waktu ngedengerin, bikin diri dan hati jadi tenang, kayak lagi self healing. kalau instrumental mulai suka dari jaman pake putih biru, lupa kelas berapa, yang diingat sepertinya setelah dengerin kiss the rain nya yiruma, darisitu juga satu mimpi tercipta; keinginan buat belajar piano, tapi sampe sekarang belum juga terealisasikan, hehehe, gapapa, nanti juga ada waktunya, salah satu mimpi yang masih bertahan dalam hati sampai saat ini. dan untuk instrumental lainnya, bikinannya mozart, chopin, beethoven, backsong anime dan drama, coveran piano, dan lagu-lagu bikinannya joe hisaishi dari studio ghiblinya hayao miyazaki, seneng banget bisa dengerin lagu-lagunya dan nonton film-filmnya; kenalan sama totoro, satsuki, mei, kanta, kiki, chihiro, haku, howl, calcifer, sophie, dan banyak lainnya. seperti benar-benar merasakan kembali momen masa kecil yang begitu menggembirakan, menyenangkan, membahagiakan. semoga akan terus menetap, dan rekamannya selalu berulang.

ada satu masa yang tidak disuka, menimbulkan benci dan ingin memusuhi saja rasanya, setiap saat selalu bersama mengeluh sudah terlalu lelah juga jiwanya. tapi nanti setelahnya, kita akan sangat bersyukur dan berterima kasih dengannya; satu masa itu. pasti, nanti ada saatnya. cliché; no worries, i lyk myself.

setelah dibaca sampai sini, kok kayaknya gak ada intinya ya. dan lagi, kayaknya semua postingan curhatan terus isinya, beberapa terlalu lebay alay dan sok sedih, beberapa lagi pamer bahagia bahagia terus. kayaknya, kayaknya, dan terus kayaknya. gapapa, namanya kan juga manusia, yang porsi ragu dan tidak percaya diri bisa melebihi seharusnya. namanya juga manusia, yang pada dasarnya adalah makhluk sosial, senang bercerita, mengeluarkan beberapa suaranya, ya walaupun dianggap biasa saja, tapi menurutku ini sebagai bentuk menghargai diri agar bisa bahagia, menikmati kesempatan yang sudah diberikan Tuhan.

sudah dulu ya, keisengan buat mengetiknya menulisnya sudah tersampaikan, sepertinya juga sudah panjang, walaupun gak ada intinya, ya gapapa, yang baca juga cuma diri ini seorang, ya jadi tiga kata terdepan dari kalimat ini memang ditujukan untuk yang sekarang sedang menulis ini, jadi ya begitu. apa toh ini

hidup terus bergerak, waktu terus berjalan, manusia bisa berubah, dan semoga menjadi lebih baik, inginnya. Aamiin.

setiap kesempatan yang diberikan Tuhan datang menyapa; pejamkan kedua mata, hirup udara dan lepaskan perlahan, gerakkan dua sudut bibir ke atas membentuk lengkungan, tetaplah tenang; nikmati segala prosesnya, dan diri akan berteman dengan bahagia kemudian.

gak enak dilihat sok2an dikasih watermark. 
gapapa, i lyk myself, hehe.




Jakarta yang terdengar sepi karena
berkunjungnya hujan,
masih di langit yang sama;
langit semesta,
jadi tidak apa-apa.
1.21-22.2019.
dan lagi; menulis di tengah perbatasan malam.

Comments