again
halo, blogspot. apa kabar?
maaf ya, di satu waktu lalu, dengan jahatnya aku ngedelete kamu. kenyataannya, kamu yang selalu menjadi tempat untuk merekam segala momen, menerima dan menampung rasa yang tertuang dalam setiap kata menjadi kalimat, serta selalu bersabar dengan ragam ungkapan racauan tidak jelas. sekarang sudah terbiasakah?
niatnya ingin berhenti, tapi ternyata masih belum bisa, ternyata masih pengen terus menulis disini, merekam momen-momen baik lainnya dengan berbaris-baris tulisan. rasanya menyenangkan, setelah nulis, lalu membaca tulisannya. rasanya lega, karena setelah nulis, semua yang tadinya terekam dalam suara-suara di pikiran, sekarang bisa terekam juga disini, dan nanti bisa dibaca lagi. rasanya, semua beban terangkat hanya dengan menulis. klise ya, lagi-lagi. tidak apa-apa, aku suka klise.
kemarin-kemarin sampai di detik menulis postingan ini, sedang mencoba menikmati hidup dengan nonton beberapa film barat dan drama korea sampai ganti hari beberapa kali. hehehe, drama korea, lagi-lagi ya, gapapa. selama porsinya masih sesuai, kenapa tidak?
habis nonton, jadi inget blogspot. jadi kangen nulis. apakah kamu juga merasakan hal yang sama?
jadi, ya, halo, blogspot. selamat datang kembali. maaf ya, dan terima kasih; sekali lagi.

gambarnya gak nyambung ya. gapapa. namanya juga manusia; suka berbuat hal yang diinginkan dengan segala kehendaknya. tulisan kali ini juga, lagi-lagi tidak jelas. gapapa. namanya juga manusia; berkehendak untuk menginginkan berbuat hal yang disuka. dimaklumi saja ya.
blogspot, sudah dulu ya. mau lanjut marathon. bukan, bukan marathon yang berkilo-kilo itu. ini marathon yang bisa bertemu dengan pelajaran hidup baru, belajar bahasa selain bahasa ibu. marathon drama, maksudnya. sengaja diribet-ribetin biar tulisan di postingan ini bisa terlihat agak panjang.
untuk satu dan beberapa yang sudah meluangkan waktu membuka dan membaca tulisan disini, terima kasih; banyak dan sangat.
Surakarta,
sedang bersendu, tapi tidak apa-apa,
semua berhak untuk mengungkapkan segala dan setiap yang dirasa;
yang terpenting, selalu sesuai dengan porsinya.
2.16.2019.
Comments
Post a Comment