through the looking glass

where things contrary to the real world,
so it means;

"where things are not as they should be."



gak sengaja nemu kata-kata itu di quora.

saat berdiri di depan cermin, ada bayangan diri yang tampak. kelihatannya memang semuanya sama persis, tapi ternyata tidak juga.

it was unfamiliar and very different to what I expected.

aku pikir, semua yang dilakukan memang sudah benar begitu seharusnya. aku kira, tidak ada yang salah dengan sikap seperti ini. aku rasa, semuanya akan berjalan seperti apa yang diharapkan. tapi nyatanya, seringkali yang terjadi tidak sesuai dengan perkiraan, dan tidak hanya sekali dua kali.




inginnya selalu berusaha melakukan dengan sepenuh hati, dan memberikan yang terbaik --dengan versiku, tentunya. apa selama ini memang aku saja yang terlalu berlebihan, dalam hal apapun? 





sering sekali merasa bahwa diri ini tidak perlu mendapatkan apresiasi, apalagi pujian di luar kewajaran, tidak, tidak perlu sampai begitu. karena aku sadar yang kulakukan memang sudah seharusnya seperti itu, normal, tidak ada yang salah dengannya. tapi, ketika ada seseorang yang melakukannya untukku, apapun itu, sudah sepantasnya untuk memberikan apresiasi yang tulus, dan mungkin tak terhitung berapa banyak rasa terima kasih yang ingin terucap, sangat senang dan bersyukur bahwa ternyata masih ada yang mempedulikanku, sadar akan eksistensi kehidupan ini. mungkin, karena daridulu selalu bermusuhan dengan rasa percaya diri, dan lebih memilih untuk berteman dengan rasa penakut serta tertutup? ya, mungkin saja.

apa benar yang selalu seperti ini namanya berlebihan? apa aku selalu melakukannya di luar garis batas kewajaran? apa sebaiknya tidak perlu sampai begini?




tapi, ya, memang benar, tidak seharusnya manusia membuat harapan dan ekspektasi, cukup melakukan apa yang seharusnya dilakukan saja. mungkin, memang ada saat dimana segalanya tidak terjadi seperti sebagaimana mestinya, tidak sama dan serupa saat melihat bayangan diri di depan cermin. mungkin, memang terkadang sel baik hati terlampau melangkahkan diri di luar area yang seharusnya, dan kemudian berubah menjadi sel berlebihan. mungkin, memang sel berlebihan harus memiliki alarm khusus untuk selalu memperingatkannya, agar tidak lagi berbuat sesuka hatinya.

walaupun begitu, aku tetap senang bisa berteman dengan sel baik hati, atau, sel berlebihan ya, namanya? karena dengan berteman dengannya, aku bisa menjadi diriku yang seperti sekarang. jadi ya, tidak apa-apa, kan

iya, tidak apa-apa, yang bersamamu adalah sel baik hati, bukan sel berlebihan.

awalnya, itu yang terlintas dalam pikiran. tapi lama-lama semakin sadar, bahwa memang terkadang, sel baik hati tiba-tiba bisa berubah menjadi sel berlebihan. maka mulai sekarang, harus lebih berhati-hati ya. bisa, kan, mulai berlatih membedakan mana yang normal dilakukan, dan mana yang tidak perlu?


ohya, bukan berarti aku menganggap bahwa aku ini orang yang sangat baik hati. bukan juga merasa bahwa tidak selayaknya manusia memiliki sifat baik hati, hehe, tidak tidak, bukan begitu. akhir-akhir ini hanya merasa bahwa terkadang tindakan yang aku lakukan sudah melebihi takaran yang seharusnya. seringkali perlakuan yang diberikan membuat orang menjadi tidak nyaman, menghadirkan rasa sungkan dan basa-basi, canggung sampai membuatnya tidak bisa menjadi diri sendiri saat sedang bersama dan berinteraksi, dan itu sungguh terlihat, jelas terasa sekali. maaf ya, karena sudah membuat merasakan perasaan yang seperti itu.

aku harap, sel berlebihan tidak seringkali menampakkan dirinya lagi. akan lebih baik kalau dia hidup diam di sana, di suatu tempat yang jauh di lubuk hati terdalam.








ngomong-ngomong, sudah berganti hari ya.
hampir saja lupa;

selamat bertambah angka, kampus baruku.
semoga panjang usianya selalu.
terima kasih sudah dengan ikhlas mau menerima diri ini untuk menjadi seseorang yang harapnya bisa lebih sedikit berguna lagi.
terima kasih, sudah menghadirkan ragam acara menarik, terlebih di bulan ini.
dan terima kasih, karena sudah menciptakan suasana sejuk dan tenang tiap kali kita bertemu.


apakah lagi-lagi sel berlebihan muncul ke permukaan dan menampakkan eksistensinya?
tidak, ini mengapresiasi namanya, bukan berlebihan.



all images credits to: Donggeon Lee & Webtoon; english version.





surakarta;
bersama sel berlebihan ketika menulisnya.
3.11.2019.

Comments