teman bermain


kenalin, namanya salty. aku yang kasih nama. pengennya blue-salty, tapi kok kepanjangan. kalo salt, kependekan, dan kurang lucu, hehe, jadinya salty deh. bertemu salty hari ini, dia ada di dalam tiniwinibiti rasa pizza yang dibeli hari rabu kemarin. seneng, karena tiniwinibiti belum berubah daridulu, masih suka ngasih kejutan, dan gak nyangka aja bisa dapet koin tiniwinibiti selucu ini, eh, apa ya ini namanya, gimana nyebutnya, mainan bulet? dulu sering dapet dan ngoleksi juga dari jajanan lainnya. kalo di bungkusnya ditulis koin tiniwinibiti, baiklah, akan kupanggil koin tiniwinibiti, meskipun panjang, tapi gapapa, karena aku sayang tiniwinibiti, teman yang selalu menemani sudah dari umur empat lima tahunan kalo gak salah, jajanan favorit mbak-mbak juga karena dulu ibu sering banget beliin, mungkin hampir setiap hari. wah, udah lama banget ya, pantes tiap ngeliat dimana-mana selalu asal ngambil tanpa mikir, sudah selalu melekat ternyata, hehehe.


ini teman-temannya salty. yang lucu cuma salty sama turtle, lainnya gambar manusia, jadi dibalik aja karena nggak terlalu lucu maaf ya. nggak juga ding, dibalik karena pengen nunjukin tulisan dunia main nya aja hehe. beruntung karena beberapa kali beli bisa dapet koin tiniwinibiti, beberapa kali lainnya enggak, tapi gapapa, aku nggak berharap bisa dapet koinnya terus kok, karena makan isinya aja udah happy dan bikin inget memori jaman piyik. lucu ya, dapet mainan kayak gini aja rasanya udah seneng banget, bikin senyum-senyum sendiri. memang bener, bahagia itu sederhana; ketika sibuk nyari kebahagiaan dengan terus melangkah di satu jalan setapak yang sudah ditentukan arah dan tujuannya, semakin jauh malah gak ketemu-ketemu. tapi ketika tidak berusaha mencarinya, ternyata malah dateng sendiri melalui cara yang gak pernah terpikirkan. dan seringnya, kalau menurutku, bahagia itu datang dengan tiga cara. pertama, bahagia datang dengan turut hadirnya realisasi mimpi-mimpi. kedua, bahagia datang dari hal-hal kecil yang biasa ditemuin dalam kegiatan harian yang kadang disepelein. dan ketiga, bahagia datang dari pengalaman yang melibatkan kebersamaan memori masa kecil. masa anak-anak itu adalah masa yang teramat sangat bahagia, sungguh, beneran. dengan sifat jujur, polos dan mulia, mencintai keluarga dan teman main sepenuh hati, selalu gembira dengan hal sederhana seperti main hujan-hujanan sore-sore sama temen-temen, bikin karya sendiri dari hasil kreativitas, makan es krim dan jajanan murah meriah, tidak pernah membohongi perasaan diri; sedih ketika sedih, marah ketika marah, senang ketika senang. well, memang tidak semua anak bisa terbuka mengungkapkannya seperti itu, tapi paling tidak, sel emosional menjalankan perannya dengan baik. Tuhan itu sangat baik, dan akan selalu begitu seterusnya, selamanya.

nemu ini di pinterest. terus barusan jadi bayangin, beberapa tahun lagi, kalau diijinkan punya satu atau beberapa teman bermain versi mini nanti, pengen dia bisa tumbuh menjadi anak yang berhati besar, bisa menghargai perbedaan, kesederhanaan, ketulusan, perjuangan, dan pengorbanan, sekecil apapun itu, tanpa ada sedikitpun terlintas perasaan meremehkan. tumbuh menjadi anak yang mencintai seni, merawat dan melakukan segala sesuatunya setulus hati, kayak anak laki-laki yang ada di foto. ngebayangin dia nyusun bunga-bunganya dengan pelan-pelan dan hati-hati, penuh ketelatenan dan kesabaran, terlalu konsentrasi dengan kecintaannya dalam merangkai karya seni nya sampai mungkin bisa melupakan sekitar, melupakan bahwa dunia terus berputar, dan waktu tidak punya alasan untuk menunggunya. tapi, dalam hati kecilnya, dia tetap ingin menyelesaikan misi mulianya, menghias bingkai bening itu dengan penuh bunga berwarna, dan setelah selesai, dengan suara tulus serta raut polosnya, ia memberikan hasil karya yang dibuat dengan hati dan tangan kecilnya kepada ibu dan ayahnya. siapa yang gak akan bahagia dengan hal seperti itu? ngebayanginnya aja udah bikin pengen mewek rasanya.

semoga, teman bermain miniku nanti bisa mencintai hal-hal yang aku cintai juga; suka beli jajanan sederhana dan enak seperti choki-choki dan tiniwinibiti, senang ketika mendapat koin tiniwinibiti, serta bisa menyukai apapun yang berhubungan dengan seni, karena...seni itu indah, seabstrak dan sesederhana apapun itu, yang terpenting adalah, karena seni diciptakan bersama kreativitas, dan murni berasal dari hati. seni adalah bentuk ungkapan diri, ketika kamu melihat seseorang begitu fokus dalam menciptakan atau membuat sebuah karya seni dengan versinya, saat itu juga kamu bisa merasakan luapan energi dan atmosfer bahagianya. nggak hanya seni sebenernya, tapi apapun itu, kalau ngeliat orang lagi ngerjain atau bikin sesuatu dengan begitu fokus dan konsentrasi, suka takjub sendiri, karena dia bisa sangat nyaman dan terlihat mencintai kegiatannya, sampe bisa lupa segala hal, dan aku juga ingin bisa begitu, untuk segala hal yang aku cintai dan belum, semoga saja.

ohya, di rekaman sebelumnya, dengan nggak tahu dirinya bilang ngerasa lagi capek dan pengen cerita sama makhluk hidup, padahal, Tuhan selalu punya waktu, bisa selalu bertemu dalam sujud dan doa, bisa juga dengan baca kitab suci. namanya juga manusia, sama sesama inget, sama yang menciptakan selalu lupa. Astaghfirullah dhinira, sering-sering tahu diri ya, nak.

anyway, rekaman kali ini....seneng deh bacanya, hehehe. mungkin karena ada salty, ada koin tiniwinibiti, dan ada imajinasi serta mimpi tentang teman bermain versi mini? hehe, sepertinya begitu x)





surakarta,
 dengan mendengarkan suara mbak tetangga kamar sebelah yang barusan nyanyi "di radio..." terus udah ngegantung gitu aja, kan jadi pengen ngelanjutin, hadeh.
4.5.2019.

Comments