.

manusia itu rumit ya. pengennya apa, yang dilakuin apa. sudah berencana, akhirnya nggak jadi juga. karena keputusan sendiri, atau memang Tuhan yang sudah menakdirkan agar begitu?
tujuan, cita-cita, pencapaian; kenapa aku ngerasa kalian menjadi semakin jauh? semakin berusaha melangkah mendekat, kenapa seperti tidak akan pernah bisa sampai. proses; katanya, untuk berhasil menggenggam sesuatu, terlebih dahulu kamu harus menikmati sepanjang apapun proses yang ada, karena itu yang terpenting untuk membentuk diri sebelum sesuatu itu benar-benar tergenggam. proses; apa selama ini aku sudah benar berteman dengan proses? kenapa sepertinya proses itu sangat sulit untuk dijalani dan dirasakan, pengennya langsung dilewati aja. tapi, akan jadi manusia macam apa aku nanti? egois, dan tidak akan pernah bisa menghargai apapun, terlebih untuk bisa mengingat hal-hal kecil dan sederhana yang justru sering menyadarkan diri.

bahkan ketika blogspot yang seharusnya diisi dengan tulisan berguna dan mengedukasi, pada akhirnya dipenuhi dengan curahan hati tidak tahu diri lagi. yang seharusnya aku ceritakan kepada manusia bernyawa atau langsung ke Sang Pencipta, pada akhirnya membuangnya disini lagi, yang bahkan mungkin bisa dengan mudah dibaca oleh anak berusia sepuluh tahun dari belahan bumi lain sekalipun. ternyata aku sepathetic itu ya.

apa boleh, manusia itu sesekali tidak bersyukur dan justru mengeluh? apa boleh, manusia itu menangis saat merasakan hal tidak penting seperti ini.


maaf, dhinira.

Comments