di tengah

teruntuk kamu yang sedang jauh dari rumah dan keluarga, berteman dengan sepi serta rasa asing dalam kerasnya perantauan;
ingatlah kembali tujuan utamamu, ingatlah kembali bahwa semua tentang keinginan dan pencapaian mimpi-mimpi baikmu, ingatlah bahwa kamu sedang hidup berdampingan bersama waktu yang tidak akan pernah sekalipun melirik dan menoleransi keadaan serta keberadaanmu.

merasa sendiri, tidak ada yang bisa diajak bicara, tidak ada yang bisa untuk selalu sedia menemani dan mendengarkan dengan sabar ketika ingin bercerita, bersedih, semua mengalami itu. makin ngenes kalau kamu introvert, memilih untuk menyendiri di dalam kamar daripada berkumpul bersama teman. pathetic. ya gimana, weekend gini pada pulang ke rumah semua.

tenang, pasti akan berlalu. kamu hanya perlu merasakannya, menikmatinya, lalu melewatinya.


hah~ life.

setiap postingan ngeluuuh terus. banyak maunya, sambatnya juga tetep jalan ya, bukannya bersyukur. manusia macam apa pula yang nulis ini. curhaaat terus disini. dasar lemah, tidak tau diri. but its ukai, lagi dan lagi, karena gak ada yang baca kecuali neny kadang-kadang, karena statistik selalu nol, karena link tidak dicantumkan dimanapun, karena semua tulisan juga tidak pernah dipublish dimana-mana, jadi conclusion nya adalah, hanya Allah yang tau tentang persambatan ini.

haaah~
mohon ampun ya Allah

lagi pengen eskrim. gapapa, ngeliat fotonya aja udah seneng kok.





It took a while, but the storm has passed. the storm will always pass.

Comments